Postingan

Menampilkan postingan dengan label war

Fast X - Review

Gambar
Sepuluh film, 22 tahun, dan gue makin nggak peduli lagi dengan ceritanya. Gue udah lupa banget sih sama 9 film sebelumnya. Tapi yang jelas gue ingat beberapa ciri khas franchise Fast & Furious ini. Yang pertama adalah penjahat bisa jadi ada di sisi protagonis di film selanjutnya, dan yang mati bisa dihidupkan kembali. Fast X jelas nggak lepas dari dua ciri khas itu. Tapi yang menarik adalah Fast X hadir di tengah film-film superhero blockbuster dan mampu menyatukan fans MCU dan DCU. Deretan cast di film-filmnya Fast & Furious itu selalu bikin franchise The Expendables - yang idenya menyatukan semua bintang film aksi - malah jadi cupu. Apalagi cast di Fast X ini yang bisa bikin fans MCU dan DCU kelojotan bareng. Gila sih nggak ada duanya emang, dan ini memang salah satu jualannya. Jualan yang lain jelas adegan-adegan aksi stunt CGI yang nggak pakai otak alias absurd. Tapi ya nggak apa-apa juga karena toh penonton suka juga. Harus gue akui, di segi cerita Fast X tergolong sudah ...

Guy Ritchie's The Covenant - Review

Gambar
Dalam setahun kita dikasih 2 film Guy Ritchie? Setelah Operation Fortune: Ruse de Guerre yang rilis di awal tahun, sekarang ada The Covenant . Menariknya The Covenant punya tema yang cenderung segar dan terlalu serius di antara semua film yang pernah disutradarai dan ditulis naskahnya oleh Guy Ritchie. Film ini juga punya premis anti-perang dengan tema yang rasanya belum pernah diangkat. Persahabatan antara seorang serdadu AS dengan penerjemah lokal di Afghanistan. Harus gue akui, rasanya The Covenant layak jadi salah satu film terbaik di tahun ini. Selain punya tema anti-war yang sangat penting, film ini punya penampilan akting yang luar biasa sampai menyerap emosi penonton. Selain itu deretan adegan aksinya juga sangat intens! Beberapa kali gue dibuat tahan nafas dengan ketegangan yang ditampilkan di layar.  Seperti film-filmnya Guy Ritchie sebelumnya, The Covenant juga terlihat jelas dibagi menjadi tiga babak. Meski secara durasi tidak terbagi rata, rasanya pilihan yang tepat ...

RRR - Review

Gambar
Akhirnya punya waktu juga buat nonton film 3 jam ini, setelah tempo hari ketinggalan untuk nonton di bioskop. Dan betapa menyesalnya gue nggak nonton ini di bioskop. Beneran nonton cuma di TV sih rasanya kurang banget. Visual film ini bener-bener over-the-top, yang sebenarnya mungkin udah biasa ya di Bollywood. Biasanya tuh gue cuma liat adegan-adegan aksi lebay Bollywood lewat video-meme yang beredar di twitter. Kali ini nonton utuh lengkap dengan ceritanya, ya memang jadi keren sih meski lebay. Gue kangen nonton film tentang perjuangan kemerdekaan, di mana perlawanan masyarakat yang tertindas melawan kekerasan penjajah. Biasanya kita ngeliat film kemerdekaan Indonesia dan dipertontonkan kekejaman penjajah Belanda dan Jepang. Bahkan sempat ada omongan "seharusnya kita dijajah Inggris biar maju seperti negara-negera Persemakmuran Inggris". Nah di RRR ini dikasih lihat betapa kolonial Inggris ternyata sama kejamnya dengan kolonial Belanda atau Jepang. Harus baca-baca dulu di T...

The East - Review

Gambar
Gue nonton setengah film ini tanpa sadar yang mana Westerling yang terkenal akan kesadisannya membunuh 40,000 rakyat Indonesia di Sulawesi. Ya selama ini kita cuma tahu Westerling aja di buku-buku sejarah, tanpa tahu nama depannya. Padahal sepanjang setengah awal film gue mulai berasa gimana gitu sama karakter yang ini; dengan idealismenya dia yang anti autoritas dan fokus pada perdamaian di tengah penduduk asli. Siapa yang sangka idealisme perdamaian itu ternyata bisa jadi akar dari pembantaian banyak orang yang disangka teroris. Memang idealisme seperti ini sangat berbahaya jika jadi justifikasi untuk membunuh banyak orang, seperti yang sudah ditunjukkan oleh karakter fiksi Ozymandias. Iya, orang tersebut adalah Raymond Westerling yang memiliki darah Turki. Film The East sendiri bukan tipikal film perang kebanyakan, apalagi perang kemerdekaan Indonesia seperti trilogi Merah Putih . Gue merasanya The East ini lebih seperti Jarhead , nyaris tidak ada tembakan hanya ada sekelompok pra...