Postingan

Menampilkan postingan dengan label slasher

Fast X - Review

Gambar
Sepuluh film, 22 tahun, dan gue makin nggak peduli lagi dengan ceritanya. Gue udah lupa banget sih sama 9 film sebelumnya. Tapi yang jelas gue ingat beberapa ciri khas franchise Fast & Furious ini. Yang pertama adalah penjahat bisa jadi ada di sisi protagonis di film selanjutnya, dan yang mati bisa dihidupkan kembali. Fast X jelas nggak lepas dari dua ciri khas itu. Tapi yang menarik adalah Fast X hadir di tengah film-film superhero blockbuster dan mampu menyatukan fans MCU dan DCU. Deretan cast di film-filmnya Fast & Furious itu selalu bikin franchise The Expendables - yang idenya menyatukan semua bintang film aksi - malah jadi cupu. Apalagi cast di Fast X ini yang bisa bikin fans MCU dan DCU kelojotan bareng. Gila sih nggak ada duanya emang, dan ini memang salah satu jualannya. Jualan yang lain jelas adegan-adegan aksi stunt CGI yang nggak pakai otak alias absurd. Tapi ya nggak apa-apa juga karena toh penonton suka juga. Harus gue akui, di segi cerita Fast X tergolong sudah ...

Evil Dead Rise - Review

Gambar
Sepuluh tahun sejak Evil Dead (2013) karya sutradara Fede Alvarez, pecinta gore pada umumnya dan pecinta franchise Evil Dead pada khususnya diberikan kado banjir darah lagi dari produser Sam Raimi. Konon Evil Dead Rise hendak membangkitkan kembali franchise Evil Dead, sekaligus menghapus remake tahun 2013 dari kontinuiti franchise. Jadi Evil Dead Rise tahun 2023 ini bukan sekuel dari Evil Dead tahun 2013 ya. Pecinta gore dan slasher jelas akan bersorak-sorai sih nonton Evil Dead Rise ini. Puas banget dan maksimal setiap adegan darah dan dagingnya. Saking maksimal sadisnya, bisa bikin kita semua ketawa ngilu, entah nonton bareng teman-teman atau penonton lainnya. Gila sih sadisnya grafis banget, sayang beberapa adegan disensor di bioskop Indonesia. Untuk jalan ceritanya sendiri memang sederhana dan terpaku di satu tempat saja. Tapi memang jualannya franchise Evil Dead adalah gore dan slasher, jadi film ini sukses untuk to the point dan memaksimalkan jualanny adengan sangat baik. Kalau ...

Don't Breathe 2 - Review

Gambar
Dengan kesuksesan Don't Breathe 2 (2016) yang disukai baik kritikus dan penonton, gue nggak paham apa pentingnya membuat sekuel dari film dengan plot sederhana kaya gitu. Mau mengulangi plot yang sama juga akan repetitif. Tapi harus gue akui plot yang diberikan di Don't Breathe 2 ini juga nggak ada don't breathe-don't breathe -nya seperti inti dari plot film pertamanya. Melainkan hanya melanjutkan kisah The Blind Man yang piawai mempertahankan diri. Ya menurut gue inti dari film Don't Breathe adalah setidaknya ada karakter yang bahkan jangan sampai bernafas biar nggak ketahuan oleh The Blind Man , dan ini yang nggak ada di sekuelnya. Meski kali ini kita melihat perubahan karakter dari jahat menjadi baik ketika The Blind Man harus menghadapi kelompok penjahat yang sadisnya nggak main-main. Jadi apa jualan Don't Breathe 2 ? Menurut gue sebatas jago berantemnya The Blind Man dalam menghadapi kelompok penjahat ini dan aksi kekerasan yang over-the-top dan sadis...